Sebagai alumni dan mantan pimpinan mahasiswa di UPM, sudah tentu saya kecewa dengan keputusan membatalkan kemenangan jumlah kecil calon Pro-Mahasiswa di sana.
Bagaimanapun, keputusan ini telah ditarik balik kemudian.
Bangga sangatkah UPM dengan peraturan larangan kempen secara berkumpulan itu?
Biar saya terus terang saja.
Kepada Timbalan Naib Canselor Hal Ehwal Pelajar dan para mahasiswa pro-Aspirasi, berhentilah menjadi hipokrit!
Aspirasi universiti sebagai taman ilmu dan budi serta sebagai medan mencari kebenaran dan memperbaharuinya jangan diburukkan dengan tingkah laku jelik anda sekalian.
0 maklum balas:
Post a Comment